Konglomerat Dato Sri Tahir Tukarkan Dollar ke Rupiah Rp 2 Triliun

JawaPos.com – Konglomerat asal Surabaya Dato Sri Tahir mendatangi Bank Indonesia untuk menukarkan dollar Amerika Serikat (USD) miliknya sebanyak USD93 juta dan SGD55 juta. Total mata uang asing yang ditukarkan ke rupiah Senin (15/10), setara Rp2 triliun.

“Ini uang pribadi, bukan perusahaan,” kata Tahir di Kompleks Bank Indonesia.

Tahir mengaku uang yang ditukarkan itu bakal disetorkan ke bank miliknya yakni Bank Mayapada sebagai modal untuk memperkuat permodalan.

Konglomerat Dato Sri Tahir Tukarkan Dollar ke Rupiah Rp 2 TriliunKonglomerat Dato Sri Tahir saat berbicara di Universitas Airlangga beberapa waktu lalu (DOK.RADAR SURABAYA/JPG)

Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini rupiah memang tengah bergerak mencari posisi terbaik. Nilainya sudah melewati batas psikologis hingga di atas Rp15.000 per USD.

Karena itulah sebagai warga negara yang baik, ia merasa daripada menyimpan dollar di luar negeri maka lebih baik dikembalikan saja ke Indonesia. Meskipun ia sudah pernah melakukan tax amnesti pada 2016 lalu.

“Waktu tax amnesty memang saat itu ada rencana korporasi di Singapura dan kita (juga sudah bayar) tax amnesty 4 persen. Sekarang nggak ada masalah kita sudah bayar 4 persen dan kita kembalikan (uangnya) ke Indonesia,” tuturnya.

Dia pun meminta kepada para pengusaha lainnya untuk bisa mentransfer uang dollar pribadi mereka ke dalam negeri. “Saya kira wajib pengusaha yang punya uang di luar negeri dibawa ke Indonesia,” terangnya.

Tahir tercatat sebagai orang terkaya RI dengan jumlah harta kekayaan hingga USD3,5 miliar versi Forbes 2018. Pria asal Surabaya ini juga merupakan menantu dari Mochtar Riady, konglomerat pemilik Lippo Grup.

Kendati menikahi anak konglomerat, Tahir merintis bisnisnya sendiri dengan mendirikan Mayapada Grup tanpa meminjam ‘panggung’ sang mertua. Ia kini sukses membangun konglomerasi meliputi perbankan, TV berbayar, media cetak, properti dan rumah sakit.

(uji/JPC)