Istana Malaysia Gelar Rapat Pemilihan Raja Baru

Kuala Lumpur: Istana Negara menggelar pertemuan Konferensi Para Penguasa untuk mencari pengganti Sultan Muhammad V dari Kelantan menjadi Raja Malaysia Yang di-Pertuang Agong ke-15.

Dilansir dari New Strait Times, Senin 7 Januari 2019, dari sembilan raja negara bagian, hanya enam raja yang hadir yaitu Perlis, Terengganu, Negeri Sembilan, Johor, Perak dan Kedah.

Menurut pejabat Istana, pertemuan ini digelar untuk menentukan tanggal pemilihan Raja Malaysia yang baru. Mulai hari ini, Wakil Yang di-Pertuan Agong Sultan Nazrin akan bertindak sebagai raja sementara.

Dikabarkan, Sultan Ahmad Shah dari Pahang, yang juga pernah menjadi raja pada 1979-1984, yang akan menjadi raja menurut giliran.

Baca: PM Mahathir Harap Malaysia Segera Lantik Raja Baru

Namun, ada spekulasi bahwa takhta akan diberikan kepada raja berikutnya dalam daftar yaitu Sultan Ibrahim Ismail dari Johor mengingat kondisi kesehatan Sultan Pahang kurang baik. 

Meski demikian, Majelis Tinggi Perak Abdul Aziz Bari mengatakan, Pahang masih berpotensi besar untuk mengambil alih takhta melalui putra Sultan Ahmad Shah. 

Sementara itu, Sultan Muhammad V akan kembali ke Kelantan dan melanjutkan pemerintahan negara bagian. 

“Sultan Muhammad V telah melaksanakan tanggung jawabnya sebagai Raja Malaysia untuk memastikan stabilitas, keadilan dan persatuan rakyat,” sebut pernyataan dari Istana Negara. 

Baca: Foto Pernikahan Eks Raja Malaysia Kembali Beredar

Dua bulan sebelum pengunduran ini, Sultan Muhammad V diberitakan telah menikahi mantan Miss Moscow, Oksana Veovodina. Keduanya dikabarkan menggelar resepsi pernikahan mewah di Moskow, Rusia.

Sebelum dipinang oleh Sultan Muhammad V, Veovodina juga diisukan telah menjadi mualaf dan mengganti namanya menjadi Rihana Oxana Gorbantenko. Kendati demikian, Istana tidak memberikan penjelasan demikian pula Perdana Menteri Mahathir Mohamad. 

(WIL)