Thailand Bunuh Dua Pelaku Penembakan di Sekolah

Ilustrasi penembakan. (Foto: Medcom.id)

Bangkok: Petugas keamanan Thailand membunuh dua pemberontak yang diyakini terkait dengan penembakan fatal di sebuah sekolah di wilayah selatan, Sabtu 12 Januari 2019. Penembakan di sebuah sekolah di Pattani pada Kamis kemarin itu menewaskan empat orang.

Sejak 2004, pertempuran antara pasukan Thailand dengan pemberontak di wilayah selatan telah menewaskan hampir 7.000 orang. Thailand menganeksasi wilayah selatan itu lebih dari 100 tahun lalu.

Komandan Kepolisian Pattani Piyawat Chalermsri mengonfirmasi kepada kantor berita AFP bahwa dua orang terkait penembakan di sekolah sudah tewas ditembak petugas pada pagi hari.  Meski Piyawat tidak menyebutkan identitas atau afiliasi dari dua orang itu, ia “yakin” mereka berasal dari grup yang sama dalam penembakan Kamis kemarin.

Empat korban tewas dalam penembakan Kamis kemarin adalah penjaga sekolah. Peristiwa terjadi beberapa saat sebelum jam makan siang, di tempat yang tidak jauh dari sekumpulan murid sekolah.

Selain membunuh dua orang, otoritas Thailand juga menahan satu tersangka dan menginterogasi lima lainnya. Seorang sumber di militer Thailand menyebut seorang bocah delapan tahun sempat tergores peluru dalam baku tembak dengan pemberontak, namun kondisinya tidak serius.

Perwakilan UNICEF Thailand, Thomas Davin, mengingatkan bahwa penembakan di sebuah sekolah di Pattani itu mungkin akan menimbulkan trauma psikologi terhadap semua siswa.

“Serangan ini jelas membahayakan semua murid, guru dan staf sekolah. Siswa terancam terluka atau bahkan tewas,” kata dia.

“Kekerasan semacam itu juga mungkin dapat memengaruhi kesediaan para orang tua untuk mengirim anak mereka ke sekolah, yang tentu dapat berimbas pada masa depan generasi muda,” lanjut Davin.

(WIL)